Beranda Lampung Barat Oknum Camat di Lampung Barat Diduga Curi Susu di Minimarket

Oknum Camat di Lampung Barat Diduga Curi Susu di Minimarket

Ilustrasi

Portallampung.co – PR, warga Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak yang juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Lampung Barat diduga mengutil susu kotak di minimarket.

Ironisnya lagi, oknum PNS yang melakukan pencurian tersebut diduga kuat adalah camat aktif di Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lambar.

Aksi PR ini diketahui setelah petugas minimarket membuka rekaman cctv. Dalam rekaman CCTV minimarket yang berdurasi 1 menit 9 detik itu PR yang masih menggunakan seragam lengkap warna hitam putih terlihat dengan santai dalam melancarkan aksinya.

Terlihat dalam rekaman CCTV, sebelum mengambil sekotak susu bubuk merek SGM seberat 900 gram itu, terlihat oknum PNS tersebut berjalan memutar, seolah menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksi yang tak terpuji tersebut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal Rabu (12/04) pekan lalu ketika oknum PNS masuk ke minimarket(Indomaret) tepatnya di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Oknum camat itu datang keminimarket sendirian menggunakan seragam hitam putih dan jaket warna hitam.

Di minimarket tersebut, PR membeli sebotol air mineral dan sontak membuat pegawai Indomaret curiga. Kecurigaan pegawai mini market terbukti setelah mengecek rekaman CCTV.

Kemudian setelah pegawai minimarket mengecek cctv, pihaknya mendatangi kediaman oknum camat dan menanyakan prihal tersebut, namun oknum camat ini membantahnya.

Namun, setelah pegawai minimarket memperlihatkan rekaman CCTV kepadanya, PR tidak bisa mengelak, dan spontan meminta damai.

Saat di konfirmasi awak media, oknum camat tersebut mengelak dengan dalih lupa membayar, padahal terlihat dengan jelas di rekaman camera cctv minimarket oknum camat sedang memasukan susu kotak kedalam jaket yang ia kenakan.

Sekedar untuk diketahui, terkait perbuatan oknum ASN dilingkup Pemkab Lambar tersebut, sampai dengan berita ini diterbitkan, Sekretaris Daerah Lambar belum memberikan tanggapan. Sebab, saat awak media menghubungi via ponselnya, aktif namun tidak diangkat.

Tinggalkan Komentar