Beranda Internasional Kalahkan Trump, Obama Kembali Jadi Pria Paling Dikagumi di AS

Kalahkan Trump, Obama Kembali Jadi Pria Paling Dikagumi di AS

27
0
BERBAGI
Donald Trump saat bertemu Barack Obama di Gedung Putih awal tahun ini. (Foto: REUTERS/Kevin Lamarque)

Portallampung.co – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kembali dinyatakan sebagai pria yang paling dikagumi di AS. Obama mengalahkan Presiden AS saat ini, Donald Trump, dalam polling terbaru Gallup.

Mantan capres AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, yang juga pernah menjadi Ibu Negara AS menempati posisi pertama sebagai wanita paling dikagumi di AS untuk tahun 2017 ini.

Seperti dilansir AFP, Kamis (28/12/2017), Obama telah memegang gelar pria paling dikagumi di AS selama 10 tahun berturut-turut. Sedangkan Hillary telah menduduki posisi ini selama 16 tahun terakhir.

Gallup yang merupakan perusahaan konsultan global yang berbasis di AS ini selalu menggelar polling untuk menentukan pria dan wanita paling dikagumi di AS setiap tahunnya. Polling semacam ini telah dilakukan Gallup sejak tahun 1946 silam.

Dalam polling terbaru yang dirilis Rabu (27/12) waktu setempat, Gallup menyebut 17 persen warga AS menyatakan Obama sebagai pria yang paling mereka kagumi. Angka ini menurun jika dibandingkan polling tahun lalu, yang mencapai 22 persen. Namun Obama masih berada di posisi pertama.

Di bawah Obama, ada Trump yang memperoleh 14 persen suara responden AS yang menganggapnya sebagai pria paling dikagumi. Di bawah Obama dan Trump, ada pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, yang mendapat 3 persen suara responden AS.

Untuk daftar wanita paling dikagumi di AS tahun ini, Hillary menempati posisi teratas dengan 9 persen suara responden AS. Posisi kedua ditempati oleh istri Obama, Michelle, yang juga mantan Ibu Negara AS dengan 7 persen suara responden AS. Pembawa acara talk-show ternama AS, Oprah Winfrey, berada di posisi ketiga dengan 4 persen suara responden.

Polling Gallup ini dilakukan terhadap 1.049 warga dewasa di AS, pada periode 4-11 Desember lalu. Polling ini memiliki angka margin of errorsekitar 4 persen.

 

Sumber Berita: https://news.detik.com

Tinggalkan Komentar