Beranda Bandar Lampung Ditemukan ada Tim Paslon Bagi- bagi Uang di Lamteng

Ditemukan ada Tim Paslon Bagi- bagi Uang di Lamteng

54
0
BERBAGI
Foto- Ilustrasi

Portallampung.co- Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni mendatang, bebagai cara dilakukan pasangan calon (paslon) agar bisa dipilih masyarakat. Seperti yang dilakukan relawan paslon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik), yang terindikasi sudah bagi-bagi duit kepada masyarakat pemilik hak suara.

Di Kampung Sinar Seputih, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah, Sabtu (23/6/2018) petang. Ada seorang wanita, diduga relawan paslon Arinal-Nunik mendatangi rumah warga kemudian memberikan sejumlah uang perintahkan memilih no 3.

Tokoh masyarakat Desa Sinar Seputih, Marhabi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan jika pihaknya menemukan sejumlah warga yang diberikan uang sebesar Rp50 ribu beserta jilbab dan kuat dugaan dilakukan oleh Tim Paslon Arinal-Nunik.

“Jadi tadi malam pas kita main ke beberapa rumah warga dan dari warga mengakui jika mereka diberikan uang Rp50 ribu dan jilbab,” ungkap Marhabi, Sabtu (23/6/2018) malam.

Marhabi menambahkan dari pengakuan Nuryati, tim paslon nomor tiga meminta pada saat pemilihan 27 Juni mendatang agar memilih Paslon Arinal-Nunik dan uang Rp50 ribu beserta jilbab sebabai kompensasi dari pemberian tersebut.

“ Bu Nuryati mengungkapkan kalau yang memberikan uang adalah Putri dari pasalon nomor 3 dan kompensasi dari pemberian tersebut harus mencoblos paslon nomor 3,”tuturnya.

Meski demikian, Marhabi mengaku tidak mendapati secara langsung si pemberi amplop dan jilbab itu.

“Kalau dengan si pemberi, saya tidak ketemu. Karena pembagianya abis magrib. Sedangkan saya berkunjung ke rumah tetangga sekitar pukul 9 malam,” kata dia.

Sebagai warga Lampung, Marhabi sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh tim pemenang paslon no 3. Alasan ditengah pengawas pilgub menggaungkan pilkada bersih tanpa politik uang, paslon ini malah melakukan praktik curang.

“Seharusnya tarik simpati masyrakat dwngan program yang menjanjikan, bukan dengan iming-iming uang. Ini kan sama saja bentuk pembodohan publik,” kata dia.

Sementara itu Kordinator penindakan Panwas Lampung Tengah, Erwin mengakui sudah mendapatkan informasi tersebut, saat ini sedang menindak lanjuti kebenaranya.

“Iya saya juga mendapatkan informasi itu, saat ini tim sedang ke lokasi menindak lanjuti kebenarannya,” kata dia. (**)

Tinggalkan Komentar