Beranda Sport Sepak Bola Kisah Luis Milla Berlanjut di Timnas

Kisah Luis Milla Berlanjut di Timnas

53
0
BERBAGI
Luis Milla Aspas dan para pemain Timnas Indonesia U-23. (Foto: Instagram/Luis Milla Aspas)

SPORT- Banyaknya desakan dari masyarakat Indonesia untuk mempertahankan Luis Milla Aspas, membuat Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bergerak cepat. Namun bagi lembaga yang dipimpin Edy Rahmayadi itu ada alasan tersendiri mengapa mempertahankan Milla.

Menurut Edy, pihaknya tidak melihat dari kegagalan Timnas U-23 di Asian Games. Tak bisa dimungkiri, apa yang telah dihadirkan Milla membuat sepakbola Indoenesia lebih berwarna.

Edy juga menjelaskan, berbicara culture sepakbola Indonesia, kehadiran Milla menghidupkan kembali gairah itu. Memang bukan suatu yang instan untuk meraih prestasi.

“Kami dari PSSI sadar akan hal itu, bahwa Milla pelatih yang bagus untuk Indonesia. Kehadirannya telah memberikan warna bagi sepakbola Indonesia,” kata Edy kepada wartawan.

Edy menegaskan, di Asian Games, Indonesia dari segi permainan jauh lebih baik. Namun, karena persoalan satu dan lain hal, kalah tetap kalah dan harus diterima dengan lapang dada.

“Indonesia bermain bagus, tapi Indonesia memang kalah dan harus diterima hasil itu. Kami melihat begitu besar perjuangan Timnas U-23,” ucapnya.

Kendati demikian, bagi Edy, dipertahankannya Milla bukan diartikan sebagai kesempatan kedua. Dia tak setuju disebut hasil di Asian Games sebagai kegagalan Milla, namun keberuntungan belum berpihak pada Indonesia.

“Kami tak setuju dikatakan kesempatan kedua bagi Milla. Dia pelatih hebat, dia baik dan jujur. Indonesia perlu lebih baik lagi,” ungkap Edy.

Rapat Exco PSSI Demi Pertahankan Luis Milla

Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang berlangsung pada Selasa 28 Agustus 2018, demi membahas nasib pelatih tim nasoinal Indonesia, Luis Milla Aspas, ternyata berjalan alot. Belakangan terungkap, tak semua anggota Exco PSSI setuju Milla dipertahankan.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menuturkan, hanya ada enam anggota Exco PSSI setuju mempertahankan Milla.

“Empat tidak dan tiga abstain. Akhirnya, kami memutuskan untuk mengontrak kembali Milla dalam jangka waktu setahun,” kata Edy.

PSSI memang telah menyatakan akan memperpanjang kerja sama dengan Milla. Tapi, belum tentu juga eks pemain Real Madrid itu mau melatih Pasukan Garuda lagi. Sebab, Milla sedang pulang kampung ke Spanyol untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarganya.

Edy pun menyatakan jika pihaknya sudah menyiapkan pelatih alternatif andai nantinya Milla tak bersedia melatih Timnas Indonesia lagi.

“Kalau Milla tidak mau, kami punya opsi lain. Ada pelatih luar dan lokal, kami belum bisa publikasi. Harus bisa mengupayakan Milla untuk melatih lagi, doakan kami,” jelas Edy. (**)

 

Tinggalkan Komentar