Beranda Pendidikan Tunjangan Belum Dibayar, Guru Honor SMAN 1 Semaka Mogok Mengajar

Tunjangan Belum Dibayar, Guru Honor SMAN 1 Semaka Mogok Mengajar

7
0
BERBAGI
Kepala Sekolah SMAN 1, Drs.Timbul Prabowo saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait Siswa-Siswi SMAN 1 Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, berunjuk rasa menuntut tunjangan guru honorer minta segera dibayar. (Foto: Ist)

Portallampung.co- Siswa-siswi SMAN 1 Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, berunjuk rasa menuntut Kepala Sekolah membayar tunjangan guru honor di sekolah tersebut. Pasalnya, sudah 2 bulan honor guru belum di bayarkan. Hal itu mengakibatkan para tenaga didik honorer enggan mengajar, sehingga menyebabkan kelas kosang dalam beberapa hari.

Hal ini yang memicu siswa berdemo di halaman sekolah, beberapa hari yang lalu. Seperti yang diungkapkan oleh Restu Andika, salah satu siswa SMAN 1 Semaka yang juga merupakan kordinator unjuk rasa tersebut kepada awak media di sekolah, Kamis (13/9/2018)

“Benar pak kami berunjuk rasa menuntut kepala sekolah segera membayar tunjangan guru honor, karena kami sudah beberapa hari tidak belajar karena guru tidak masuk,” ujar siswa kelas 12 tersebut.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMAN 1, Drs.Timbul Prabowo, membenarkan informasi terkait unjuk rasa para siswa-siswi tersebut saat diwawancarai awak media diruang kerjanya. “Unjuk rasa tersebut betul apa adanya, dan itu salah satu aspirasi yang harus kita hormati, artinya di sini misskomunikasi aja, dan kami akan segera menggelar rapat dengan komite sekolah untuk mencari solusinya,” terangnya.

Dia melanjutkan, sebagai kepala sekolah dirinya sudah memberikan pinjaman kepada bendahara komite sebesar Rp 105.000.000,- untuk dana talangan membayar tunjangan honorer dari bulan maret-juni 2018. “Semua ini saya lakukan karena dana yang untuk membayar honor tersebut yang bersumber dari bantuan wali murid belum terkumpul di bendahara,” jelas Timbul.

Dilain pihak, Semiyono selaku Ketua Komite Sekolah membenarkan perkataan kepala sekolah tersebut. Dia membenarkan bahwa, Bendahara diketahui Ketua Komite Sekolah mendapat pinjaman dari kepala sekolah secara pribadi.

“Benar pak, saya selaku ketua komite sekolah mengetahui bendahara mendapat pinjaman dari Pak Timbul, untuk talangan tunjangan honorer dari bulan Maret sampai Juni 2018 sebesar Rp 105 juta. Dan kami akan segera melakukan musyawarah dengan wali murid, mengenai masalah tersebut,” tutupnya.

Penulis: Rusdi

 

Tinggalkan Komentar