Beranda Daerah Tanggamus Truk Pengangkut Pasir Rusak Jalan Desa, Lantas dan Dishub Turun Tangan

Truk Pengangkut Pasir Rusak Jalan Desa, Lantas dan Dishub Turun Tangan

93
0
BERBAGI
Sat Lantas Polres Tanggamus bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu melaksanakan survei jalan di seputaran Kecamatan Banyumas, Jumat (28/9/2018) kemarin.(Foto:Ist)

Portallampung.co- Untuk menciptakan keamananan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Tanggamus khususnya di wilayah Kabupaten Pringsewu, Sat Lantas Polres Tanggamus bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu melaksanakan survei jalan di seputaran Kecamatan Banyumas, Jumat (28/9/2018) kemarin.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si. Kasat Lantas AKP Dade Suhaeri, S.Kom mengungkapkan, survei jalan dilaksanakanan oleh Kanit Dikyasa Bripka Yuliansyah Idrus, A.Md guna menganggapi keluhan warga Pekon Sukamulya yang mengeluh karena banyak kendaraan R6 mobil truk pengangkut pasir melewati jalan desa, dimana jalan desa ini menjadi rusak karna tidak mampu menahan beban dari kendaraan tersebut.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Sat Lantas Polres Tanggamus bersama Dishub Pringsewu survei ke lokasi dan memang benar jalan desa menjadi rusak,” kata AKP Dade Suhaeri mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Sabtu (29/9/2018) pagi.

Lanjutnya, hasil survei memang benar ditemukan rangkaian kendaraan pengangkut muatan pasir sebanyak 7 kendaraan melewati lokasi tersebut.

“Dari ke 7 sopir angkutan ini diberi penjelasan dan dihimbau agar tidak melewati jalan desa kembali, tetapi melewati jalan kabupaten atau jalur utama melewati pasar Banyumas,” ujarnya.

AKP Dade Suhaeri menjelaskan, disamping memberikan teguran, juga telah dipasang banner himbauan dan rambu larangan pada jalan desa tersebut.

“Kedepannya, Forum Lalu Lintas Kabupaten Pringsewu akan mengadakan rapat membahas hal ini dengan mengundang para sopir, pengusaha, maupun warga untuk mencari solusi terbaik demi terciptanya Kamseltibcar Lantas di wilayah Kecamatan Banyumas,” jelasnya.

Sementara, menurut warga Pekon Sinarmulya Suryana angkutan pasir di jalan Pekon setempat memang sangat mengganggu, dengan tonase banyak bahkan selama 24 jam puluhan kendaraan melintasi jalan itu sehingga mengakibatkan jalan cepat rusak.

“Dalam sehari semalam bisa 70an mobil melewati ruas jalan Pekon ini,” tutur pria 45 tahun tersebut saat tim mewawancarainya.

Penulis: Rusdi

 

Tinggalkan Komentar