Beranda Kriminal Kepergok Berbuat Cabul, Pria Ini Ditangkap Massa

Kepergok Berbuat Cabul, Pria Ini Ditangkap Massa

135
0
BERBAGI
HR (28), tersangka perbuatan cabul, warga Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus ditangkap massa usai melaksanakan aksi kejahatannya terhadap korban MA (35), pada Selasa (30/10/18).(Foto: Ist)

Portallampung.co- Seorang pria berinisial HR (28), ditetapkan sebagai tersangka perbuatan cabul, setelah warga Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus tersebut ditangkap massa usai melaksanakan aksi kejahatannya terhadap korban MA (35), pada Selasa (30/10/18) lalu.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas, mengungkapkan, tersangka digelandang ke Mapolsek setelah menerima informasi dari Kepala Pekon Anyar.

“Pada Selasa, 30 Oktober 2018 sekitar pukul 16.30 WIB, tersangka diamankan warga ke rumah Kepala Pekon Karang Anyar usai dipergoki mencabuli korban,” ungkap AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Kamis (01/11) siang.

Lanjut Kapolsek, HR ditetapkan tersangka berdasarkan alat bukti, keterangan saksi-saksi dan korban. “Pelaku juga telah mengakui perbuatanya di dalam kamar rumah korban di Pekon Karang Anyar Wonosobo,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian, pada Selasa (30/10) pukul 14.30 WIB, saat korban sedang berada di dalam kamar tidur untuk menidurkan anaknya, namun tiba-tiba pelaku masuk ke dalam kamar korban dengan membawa 1 buah gunting yang dipegang ditangan kanannya dan langsung mengancam korban dengan mengarahkan gunting tersebut ke arah badan korban setelah itu pelaku dengan tangan kirinya meremas bagian payudara sebelah kiri korban sebanyak 1 kali. Kemudian berusaha mengangkat baju daster korban sampai setengah paha.

“Namun korban berhasil membujuk pelaku dengan mengulur-ngulur waktu hingga suaminya pulang. Beruntung suami pelaku pulang dan pelaku melarikan diri ke luar rumah melalui pintu dapur,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolsek, setelah MA menceritakan kejadian pencabulan tersebut, kemudian suami korban mengejar pelaku dan dibantu warga berhasil mengamankannya.

“Atas perbuatannya, HR dipersangkakan pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya.

Penulis: Rusdi

 

Tinggalkan Komentar