Beranda Nusantara KPAI Temukan 6,9 Juta Hoax Penculikan Anak

KPAI Temukan 6,9 Juta Hoax Penculikan Anak

97
0
BERBAGI
Komisi Perlindungan Anak Indonesia konpres soal berita penculikan anak. (Foto:Dok/Viva)

Portallampung.co- Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI telah menemukan 6,9 juta kabar bohong atau hoaks terkait penculikan anak dari media sosial, serta dari berita media massa yang menyatakan kasus tersebut hoaks.

Kabar penculikan itu semakin masif dalam empat bulan terakhir ini. Dalam seminggu terakhir, KPAI menemukan enam kasus diberitakan sebagai kejadian penculikan anak yang viral di masyarakat.

“Pertama perlu kami sampaikan KPAI dalam rentan 3 sampai 2 minggu terakhir terus mendapatkan pengaduan dari masyarakat via telepon dan datang langsung ke kantor terkait masifnya kasus penculikan anak,” ujar Kepala KPAI Susanto, di Kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).

Dia menambahkan, “Sepanjang 4 bulan semakin masif terkait penculikan anak, yang terbanyak di Oktober 4,3 juta. Sebagian berita informatif dan ada yang berbincang kasus ini adalah hoaks atau tidak.”

Dalam penelusuran KPAI, ada beberapa informasi yang diduga benar, namun penculikan terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Namun informasi yang berkembang sudah dibicarakan secara profesional oleh KPAI, Mabes Polri dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dengan begitu, KPAI dapat memastikan informasi yang beredar saat ini tidak benar. Ia berharap warganet lebih bijak menggunakan internet dan tidak ikut serta menyebarkan berita tersebut, agar tidak meresahkan masyarakat lainnya.

“Sebagian memang kasusnya benar dan terjadi di tahun sebelumnya. Namun para penyebar hoaks penculikan, mengangkat kembali informasi tersebut dan membuatnya menjadi berkembang. Maka dari itu kita dudukkan masalah ini secara profesional,” ujar Susanto.

Dia melanjutkan, “Hal ini tentu menjadi konsen KPAI memastikan kasus yang beredar ini harus benar atau tidaknya dipastikan agar publik tidak cemas.” (vv/*)

 

Tinggalkan Komentar