Beranda Bandar Lampung Melihat Pesona Lampung dalam Film “Wahana Rumah Hantu”

Melihat Pesona Lampung dalam Film “Wahana Rumah Hantu”

67
0
BERBAGI
Sutradara film Anto Lupus, film "Wahana Rumah Hantu" dan Pemilik taman wisata Lembah Hijau Lampung, Irwan Nasution serta para pemain film saat menggelar konferensi pers di Taman Wisata Lembah Hijau, Selasa (6/11/2018).(Foto: Anti)

Portallampung.co- Film layar lebar “Wahana Rumah Hantu” akan segera tayang di 40 kota besar di Indonesia mulai pada tanggal 8 November 2018.

Menurut Sutradara film Anto Lupus, film “Wahana Rumah Hantu” ini merupakan film produk Komando Productions dan Swarna Productions yang proses pengambilan gambarnya 90% dilakukan di Lampung, dan 80% bertempat di Taman Wisata Lembah Hijau Lampung, 10% di Pahawang, Sekolah Baitul Jannah, dan sisanya 10% lagi di ambil di Jakarta.

“Kenapa saya memilih Lampung untuk prises pembuatan film, karena sudut dan model gambar yang diinginkan seluruhnya sudah terdapat di Lampung terlebih Lembah Hijau juga sangat mendukung sesuai judul filmnya. Sebab, wahana rumah hantu di Lembah Hijau memiliki konsep yang berbeda, yaitu rumah hantu berupa kastil besar yang dibangun ditengah hutan,” ujarnya saat konferensi pers di Taman Wisata Lembah Hijau, Selasa (6/11/2018).

Untuk pemain film ini, dirinya bersama tim melakukan audisi di beberapa kota besar di Indonesia dan kebetulan dari 32 pemain yang terpilih ada beberapa pemain utama yang berasa dari Lampung salah satunya, Michele Masayu yang merupakan hantu di film ini. Film ini merupakan cerita drama petualangan para remaja yang dibumbui dengan unsur horor di dalamnya sehingga karya ini pun diluluskan lembaga sensor untuk dapat ditonton di semua umur dengan proses pembuatan film selama 4 bulan.

“Lampung ini saya pikir punya studio alam, karena lengkap dan semuanya ada. film yang saya buat ini pemeran utama dan pembantu yang seluruh pemerannya menggunakan nama asli sampai kepala desa di Pahawang dan nama-nama tempatnya pembuatan film pun menggunakan nama asli. Saya pikir ini film dokumenter, tetapi punya drama,” jelasnya.

Sementara itu, Pemilik Lembah Hijau Lampung, Irwan Nasution, mengataka dengan adanya film “Wahan Rumah Hantu” tentu nilai jual Lampung baik itu pariwisata dan lainya akan terangkat terlebih ini akan di putar di 40 kota besar maka masyarakt yang berada di Indonesia pasti akan melihat peson Lampung.

“Saya bangga Sutradara kenamaan Anto Lupus memlih lokasi Taman Wisata Lembah Hijau Lampung menjadi salah satu tempat proses pembuatan film, saya berharap dengan adanya film ini masyarakat bisa melihat keindah Lampung melalui film ini dan anak-anak Lampung bisa termotifasi di bidang perfilman Indinesia,” ungkapnya.

Salah satu pemailn film Michele Masayu yang juga siswi SDIT Insan Kamil ini mengaku, tidak mengalami kesulitan dalam proses syuting. Meskipun baru pertama berakting di depan kamera, Masayu mengatakan tidak menjadi masalah. Pasalnya, baik sutradara maupun kru cukup membantu dirinya dalam berakting sebagai hantu penguasa wahana rumah hantu.

“Gak ada kesulitan. Syuting juga lancar-lancar aja. Semoga penonton bisa suka,” pungkasnya.

Penulis: Anti

 

Tinggalkan Komentar