Bidik Segmen Milenial Lampung, Pegadaian Buka The Gade Coffee & Gold

PT Pegadaian (Persero) melalui anak usahanya PT Pesona Indonesia Jaya melebarkan jaringan bisnis di bidang food and beverage, The Gade Coffee and Gold ke Provinsi Lampung.

Gerai ke-21 yang terletak di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung itu diresmikan langsung oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN, Kamis (20/12/2018) malam.

Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan The Gade Coffee and Gold dibuka untuk mendekatkan Pegadaian kepada nasabah khususnya generasi milenial yang ingin mengenal investasi logam mulia dan produk pegadaian lainnya.

“Kami terus melakukan penetrasi ke segmen anak muda untuk mengenal produk Pegadaian. Selama ini nasabah mayoritas usia produktif 40 tahun padahal banyak produk Pegadaian yang cocok untuk anak muda,” Kata dia.

Damar berharap hadirnya The Gade Coffee and Gold dapat menjadi tempat bagi generasi milenial untuk berkumpul, bediskusi, dan mengembangkan kreatifitas sekaligus mengenal lebih dekat berbagai produk Pegadaian sambil menikmati aneka makanan dan minuman yang tersedia.

Walikota Herman HN (baju merah) saat akan mencoba meracik kopi The Gade Coffee and Gold. (Portallampung.co/Agung)

Selain The Gade Coffee and Gold, lanjut Damar, Pegadaian memiliki program The Gade Clean and Gold, yang merupakan program bank sampah dimana masyarakat diajak memilah sampah yang kemudian dapat ditukarkan dengan emas.

“Ada pula The Gade Village, The Gade Tower dan lain-lain. The Gade sendiri merupakan kependekan dari Pegadaian, sehingga seluruh program kami memang sengaja membranding seluruh program dengan nama The Gade,” papar Damar.

Saat ini, lanjut Damar, Pegadaian tengah bertransformasi menjadi financial company berbasis digitalisasi. Ia berharap ke depan Pegadaiam dapat menjadi lembaga keuangan terbesar di Indonesia dan agen industri keuangan pilihan utama masyarakat Indonesia.

Damar memaparkan dipenghujung tahun 2018, Pegadaian menunjukan kinerja yang memuaskan dengan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp40,2 triliun dan laba mencapai Rp2,7 triliun, atau 100% dari target yang ditentukan.

Walikota Bandar Lampung, Herman HN mendukung hadirnya The Gade Coffee & Gold yang dinilainya turut mendongkrak perekonomian di Bandar Lampung. Bahkan ia menawarkan agar cabang selanjutnya dapat dibuka di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

“Kalau perlu, buka juga di Pemkot. Semakin banyak Pegadaian membuka cabang, akan berdampak baik. Sebab otomatis mereka telah mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi Lampung, karena pekerjanya pasti diambil dari Lampung,” katanya. (*)

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *