Pasca Tsunami, Pertamina Kirim LPG dan BBM ke Pulau Legundi

PT Pertamina (Persero) melakukan upaya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan LPG dan BBM pasca terjadinya erupsi Anak Krakatau yang mengakibatkan gelombang tinggi dan tsunami yang melanda wilayah pesisir Lampung.

Sebanyak 560 tabung gas LPG 3 Kg disiapkan dalam rangka operasi pasar dan 200 liter BBM yang akan digunakan untuk penerangan di Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran.

“Pulau Legundi salah satu wilayah yang terkenda dampak langsung dari gelombang tinggi dan tsunami yang melanda Lampung. Operasi pasar dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat untuk memasak dapat segera terpenuhi,” ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, Senin (24/12/2018).

Rifky menambahkan, operasi pasar juga akan disiapkan di wilayah lain sebagai alternatif penyaluran karena empat pangkalan di Kecamatan Rajabasa terimbas oleh gelombang tinggi. Harapannya kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi sambil menunggu 4 pangkalan tersebut bisa beroperasi kembali secaramaksimal.

“Salah satu dari 4 pangkalan tersebut, hari ini juga sudah melakukan penyaluran namun hanya terbatas sebanyak 200 tabung, pangkalan ini berlokasi di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa,” katanya.

Selain melakukan operasi pasar, Pertamina juga membantu mendistribusikan LPG untuk dua dapur umum di wilayah Lampung. Dapur umum tersebut didirikan di kamp pengungsian di Kantor Gubernur, Bandar Lampung dan di kamp pengungsian Posko BUMN Peduli Kalianda.

Sementara Pertamina sudah mendistribusikan 10 tabung Bright Gas 5,5 kg untuk kamp di Kantor Gubernur serta 20 tabung 12 kg dan 20 tabung Bright Gas 5,5 kg Posko BUMN Peduli di Kalianda.

“Semoga bantuan ini dapat memabantu korban melalui masa-masa sulit pasca terjadinya tsunami di Selat Sunda akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” harap Rifky.

Selain menjamin kebutuhan LPG, Pertamina juga mengirimkan premium sebanyak 200 liter yang akan digunakan untuk penerangan di Pulau Legundi, Pesawaran. Bantuan ini disalurkan menggunakan kapal yang menyebrang dari Pelabuhan Ketapang dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam.

Pertamina Peduli juga telah menyerahkan bantuan bahan makanan dan keperluan sehari-hari seperti beras, roti, air mineral, kopi, susu, beras, selimut, sarung dan bahan makanan yang mudah diolah.

“Total bantuan senilai Rp50 juta kami fokuskan untuk penyaluran bahan makanan ke Pulau Legundi, Kalianda, dan posko di Bandar Lampung. Tim akan terus mengidentifikasi bantuan yang dibutuhkan para korban,” ujar Rifky.(*)

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *