Tersangka Pembunuhan IRT di Pantai Tulung Beliung Berhasil Ditangkap Tim Gabungan

Senin, 10 September 2018 lalu, ditemukan jenazah perempuan di muara Pantai Tulung Beliung Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus.

Jenazah dengan identitas Pungut Susianti (38) warga Dusun 1 Tulung Sari, Pekon Tulung Sari, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Tanggamus itu saat ditemukan dalam kondisi telah membengkak.

Ternyata almarhumah merupakan korban pembunuhan bermotif cinta segitiga, antara korban dan tersangka Aprijal (26) warga Pekon Kandang Besi, Kecamatan Kota Agung Barat, sementara korban berstatus istri dari Azmi (40).

Hal itu diketahui setelah Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus bersama Unit Reskrim Polsek Kota Agung berhasil mengungkap dalang pembunuhan. Tersangka ditangkap di dalam bus jurusan Kota Agung – Bandar Lampung yang tengah melintas di Jalan Raya Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus ,Sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pelaku telah dilakukan penyelidikan lebih dari 3 bulan, kasus penemuan mayat tersebut dapat diungkap ternyata merupakan korban pembunuhan,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus Edi Qorinas didampingi Kapolsek Kota Agung Syafri Lubis, Sabtu (22/12/2018) malam di Mapolsek Kota Agung.

“Motif pembunuhan adalah karena hubungan gelap atau cinta segitiga, dari hasil pemeriksaan sementara, korban meminta pertanggungjawaban karena korban telah hamil akibat hubungan terlarang tersebut,” jelas Edi Qorinas.

Ditambahkan Kasat Reskrim, tersangka saat ini berikut barang bukti berupa pakaian milik korban, celana jeans tersangka yang digunakan saat menghabisi nyawa korban dan sepeda motor Honda Supra X-125 yang digunakan tersangka diamankan di Polsek Kota Agung Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka terancam pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Syafri Lubis menambahkan pengejaran tersangka cukup melelahkan sebab, ketika tersangka terdeteksi berada di suatu tempat dan akan dilakukan penangkapan, tersangka kembali melarikan diri.

Bahkan guna mengelabuhi petugas, tersangka menggunakan perahu menuju bus yang akan berangkat ke Bandar Lampung, namun petugas terlebih dahulu berada di dalam bus yang digunakannya.

“Setelah pembunuhan itu tersangka kabur ke Tangerang, kemarin dia pulang ke Kampung dan tadi siang berniat kembali melarikan diri. Tim melaksanakan hunting, undercover dan pengejaran sehingga tersangka berhasil ditangkap,” kata Syafri.

Sementara itu, tersangka dalam keterangannya mengaku menghabisi korban dengan membekap mulut dan hidung korban, setelah korban tidak bernyawa kemudian korban didorong ke muara pantai. Hal itu dilakukannya karena korban meminta pertanggungjawaban atas kehamilannya.

Dia juga tidak menampik bahwa telah beberapa kali melakukan hubungan suami istri di Pantai Digul, Pekon Tanjung Agung Kota Agung Barat, dan dia mengaku tidak mengetahui jika korban telah memiliki suami.

“Korban mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban. Saya tidak tau kalau dia punya suami dan kenalnya dari teman dengan memberikan nomor telfon sekitar 6 bulan lalu, dari situlah mulai berkomunikasi hingga terjadi perbuatan itu,” tutur pelaku. (*)

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *