Dugaan Pungli PTSL Pekon Ketapang, Inspektorat Akan Investigasi Langsung

Portallampung.co, Tanggamus – Dugaan Pungli PTSL di Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus. Secara keseluruhan persoalan terkait, pihak Inspektorat setempat telah membuat agenda untuk turun ke Pekon Ketapang dalam waktu cepat ini.

“Kita sudah agendakan untuk turun ke Pekon Ketapang, kemungkinan Senin, 18 Februari 2019 mendatang. Besok, (Kamis, 14 Februari 2019) SPT-nya sudah naik, selain itu, sudah ada perintah langsung dari Sekda dan Kepala Inspektorat untuk menindaklanjuti masalah ini. Dan saya langsung yang akan memimpin investigasi di Pekon Ketapang,” ungkap Sekretaris Inspektorat, Gustam, saat ditemui diruang kerjanya, rabu – (13/2/19)

Mengenai keabsahan pungutan biaya PTSL Rp1 Juta atas ketentuan Peraturan Pekon, yang jauh dari peraturan teknis PTSL dan SKB 3 Menteri. Sekretaris Inspektorat menyatakan biaya yang ditentukan sudah tetap dari BPH, Pokja dan Masyarakat, tidak boleh lagi ada lebih

“Kalau memang penarikannya diluar ketentuan yang sudah ada, itu tidak dibenarkan. Karena BHP, Pokja dan masyarakat sudah menentukan. Misalnya ditarik biaya Rp500 Ribu atau Rp700 Ribu, namun, diambil biaya Rp1 Juta, nah ini betul sudah melanggar, karena diluar ketentuan, dan inilah yang dibahasakan Pungli,” katanya.

Intinya, Gustam melanjutkan, “Nanti akan kita coba lihat dulu untuk mendata siapa saja yang mengajukan PTSL, siapa yang nenerima tarikan biaya dan siapa yang memberikan biaya. Dari semua itu, muaranya ke siapa penerimanya dan uang itu digunakan untuk apa saja,”ungkapnya.

Soal surat laporan yang disampaikan LSM GMBI, Gustam mengungkapkan, sehari dari surat pelaporan masuk yang ditembuskan ke Bupati juga masuk ke Inspektorat. Artinya ada dua warna laporan dari GMBI, ada juga pelimpahan pemeriksaan kasus PTSL dari Kejaksaan ke Inspektorat.

“Jadi bebannya di Inspektorat, karena memang berdasarkan MoU antara APIP dan APH. Artinya , apabila ada pengaduan masyarakat, maka APH punya kewajiban menyampaikan ke Inspektorat melakukan pemeriksaan ada tidaknya kerugian negara. Dan apabila ada, langsung ditangani,”jelasnya.

Diketahui, Pada Senin, 18 Februari 2019 mendatang, sebagaimana 3 hal intruksi Sekretaris Daerah (Sekda), Inspektur dan Kejari, masing-masing intruksi untuk melakukan investigasi langsung ke Pekon Ketapang. Di mungkinkan akan turut serta tim LSM GMBI dan LSM LIPAN serta tim AJOI Tanggamus, turun. (**)

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *