Air Mata Iringi Perpisahan Siswa SMK Bumi Nusantara

Tanggamus – Perpisahan merupakan hal yang tidak menyenangkan di tengah-tengah saat terjalinnya suatu keakraban yang erat satu dengan lainnya apalagi yang kita kasihi. Tapi karena sesuatu hal perpisahan itu tidak boleh tidak harus dilakukan meski berat rasanya. Hal itulah yang terjadi di SMK Bumi Nusantara Wonosobo, Rabu (10/4).

Ditengah keakraban dan rasa kekeluargaan yang begitu erat antara siswa dengan guru, staf dan pimpinan SMK Bumi Nusantara Wonosobo selama ini membuat para siswa kelas XII merasa berat meninggalkan sekolah tersebut.

 

 

Acara diawali dengan kata sambutan dari ketua panitia, Kepala SMK Bumi Nusantara, komite, ketua yayasan, kemudian mewakili  siswa kelas X dan kelas XI. Mereka menyampaikan kesan dan pesan yang diselingi dengan acara hiburan membuat suasana semakin akrab.

Kepala SMK Bumi Nusantara Wonosobo Musanef, S.Pd dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa, kiranya siswa kelas XII jaga etika berbicara dengan siapapaun itu guru, teman, orang tua. Beliau berpesan agar siswa kelas XII tamat dari sekolah ini menjadi SDM (Sumber Daya Manusia) yang berguna bukan hanya mengejar kesuksesan di mana saja berada.”Perjumpaan awal sejarah kehidupan perpisahan sarana pertemuan yang indah,” jelasnya.

 

 

Pertunjukan pentas seni digelar dengan berbagai kreasi, vocalia, instrument, stand komedi, tari, oleh siswa dan bahkan guru juga ikut melantunkan lagu hiburan membuat suasana semakin akrab.

Di saat acara  puncak, para siswa menyalami guru suasana agak hening bahkan ada yang meneteskan air mata karena rasanya terlalu cepat harus meninggalkan sekolah kesayangan mereka itu. Tapi mereka bersyukur di mana mereka akan meninggalkan SMK Bumi Nusantara Wonosobo dengan penuh kenangan manis. (rusdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *