Aktifis dan Mahasiswa Desak Pembebasan Robert

“Ini mengancam seluruh orang-orang yang kritis pada negara.”

Bandar Lampung – Puluhan mahasiswa dan sejumlah aktifis kemanusiaan melakukan aksi pembebasan Robertus Robet yang ditangkap polisi terkait plesetan lagu mars TNI.

Aksi ini diikuti puluhan organisasi seperti, Jaringan Masyarakat Sipil, LBH Bandar Lampung, Walhi, GMNI, PMII dan BEM se-Provinsi Lampung.

Sumaindra salah satu peserta aksi mengungkapkan dalam penangkapan Robet ini menggambarkan bahwasanya hari ini adalah hak mengungkapkan pendapat masih diborgol oleh negara, salah satunya adalah UU ITE.”Ini mengancam seluruh orang-orang yang kritis pada negara.”

Ia juga menambahkan, pada semua masyarakat agar lebih berhati-hati lagi menggunakan media sosial,”karena tanpa kita sadari bahwa itu semua sangat mengancam dan merugikan untuk kita sendiri,” tegasnya.

Sebelumnya, Dosen Universitas Negri Jakarta (UNJ) sekaligus sebagai Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Robertus Robert ditangkap karena memplesetkan mars TNI.

Robertus Robet telah ditetapkan sebagai tersangka akibat aksinya itu.  Robet dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan kepada penguasa atau Badan Hukum di Indonesia. (ikka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *