Insight

Lampung Fair; Mayday…Mayday

Dari tahun ke tahun pelaksanaan Lampung Fair nyaris stagnan, tak ada perkembangan berarti. Demikian pula Lampung Fair tahun 2019 yang terkesan dipaksakan. Hasilnya, tetap saja. Lampung Fair dalam kondisi darurat

Senjakala Para Ksatria Kuda

Dulu, bambu-bambu yang dianyam menyerupai kuda itu pernah menjadi sumber penghasilan buat mereka. Durasi pentas yang intens bahkan menjadi totalitas berkesenian tradisional yang akrab dengan unsur trance itu.Gempuran teknologi membuat kesenian tradisional itu jadi bulan-bulanan hingga berakhir jadi pajangan dinding. Kini, jangankan sebulan sekali, jaran-jaran itu lebih banyak terpacak didinding rumah

Kelompok 12, Anomali Resistensi Koloni Gajah Liar di TNBBS

Meski berhasil menekan intensitas konflik gajah dan manusia akibat laju deforestasi yang meranggas hingga ke habitasi satwa termasuk gajah. Balai TNBSS dan sejumlah NGO menemukan fakta baru koloni gajah yang relatif peka dibanding gajah lainnya. Gajah-gajah ini sudah amat resisten dan agresif dengan berbagai bentuk halauan ketika mereka masuk ke permukiman dan perkebunan warga. Sebuah anomali baru. Manusia bahkan sudah dianggap sebagai musuh. ‘Mereka’; kelompok 12.

Mayjend Ryacudu Straat, Riwayatmu Kini…

Pasca beroperasinya jalan tol Bakauheni-Palembang, ruas Jalan Mayjend. Ryacudu rusak parah dilintasi kendaraan beragam tonase. Jalan yang semula sejuk dan bersahaja itu, kini gersang, berpolusi dan berubah horor karena kerap memakan korban

Teror Para Kriminal di Flyover Pahoman

Entah sudah yang keberapa kalinya, begal beraksi di flyover Pahoman. Kawanan Jambret pun kerap menjadikan jalan layang ini sebagai ‘lahannya’. Hebatnya para kriminal ini beraksi di flyover yang berada tak jauh dari Mapolresta Bandar Lampung dan dua sektor markas kepolisian serta markas Brimob

Kisah Para Korban Qnet

Salam Ora Umum…

Mereka dibujuk, diiming-imingi pekerjaan kemudian dipaksa membeli produk kesehatan yang tak jelas, tinggal di tempat yang tak layak dengan kondisi kesehatan yang buruk hingga akhirnya terlantar. Korban MLM Qnet seperti tak ada habisnya, termasuk di Lampung. Tapi, mereka enggan melapor ke pihak yang berwajib terhadap apa yang mereka alami.

Ketika Majenun (Seharusnya) Bersuara

‘pada akhir tahun 2016, Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) bersama beberapa ODGJ dan penggiat kesehatan jiwa mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas, pasal 57 ayat (3) huruf a UU No. 8 tahun 2015 dan meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus pasal diskriminatif tersebut’