Pemkab Tanggamus Turunkan TIM Ke Lokasi Bencana Banjir Dan Longsor Di Kecamatan Ulu Belu

Portallampung.co, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas terkait, merespon cepat ketika mendapat laporan banjir dan longsor dengan menurunkan TIM ke Lokasi bencana yang terjadi di Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus, kemarin malam.

Melalui siaran persnya, Pj. Sekda Kabupaten Tanggamus, Drs. Hamid H Lubis, M.Si., mejelaskan jika pihaknya telah menurunkan Tim Tanggap Darurat ke lokasi musibah bencana. Dan untuk saat ini, jalan Pekon Muara Dua yang yang longsor telah dipasang tanda agar warga tidak melalui jalan tersebut, baik dari arah Pekon Ngarip maupun dari arah Pekon Muara Dua.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan saat ini PGE masih meninjau lokasi untuk cek aspek savety, bila akan ditindaklanjuti malam ini. Untuk sementara ini, masyarakat dihimbau agar tidak melalui jalan Pagar Alam-Ngarip, tetapi warga dapat melalui dua jalan alternatif didekat terjadi longsor tersebut,” jelasnya, minggu – (17/2/19) sore.

Kabag Op saat Polres Tanggamus saat meninjau lokasi musibah bencana di Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus.

Namun yang menjadi kendala, lanjutnya, adalah ketiadaan penerangan. Ketiadaan penerangan menyulitkan pihak Badan Penenggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, untuk menindaklanjuti membuka jalan yang tertutup matrial longsor saat malam hari.

“Berdasarkan laporan Pak Nugroho, Kabag Kedaruratan BPBD, ada kendala pada mobil penerangan. Dan saran dari Kepala Pekon Muara Dua, untuk membuka akses jalan tersebut agar ditindaklanjuti siang hari, sebab dikhawatirkan ada bebatuan yg berjatuhan. Jadi rencana besok pagi baru dapat dikerjakan. Sedangkan untuk layanan kesehatan, besok pagi KUPT Puskesmas juga sudah siap dalam pelayanan kesehatan,” tandas Lubis.

Sebelumnya diberitakan bahwa, hujan deras di Wilayah Kecamatan Ulu Belu Tanggamus, mengakibatkan meluapnya kali Belu di Pekon Gunung 3 Kecamatan setempat.Selain banjir, hujan deras juga membuat longsor di jalan perbatasan Pekon Muara Dua menunju Pekon Ngarip tersebut.

Berdasarkan keterangan Kapolsubsektor Ulu Belu Polres Tanggamus Brigadir M. Manurung pihaknya telah melakukan pemeriksaan bersama Babinsa Pekon Gunung 3, Serda Herawansyah.

“Derasnya air di Sungai Sungai Ulu Belu masuk ke persawahan warga Pekon Gunung 3, Sabtu kemarin diperkirakan ketinggian sekitar 1 meter, mengakibatkan terendamnya 6 hektar sawah yang terdiri dari 3 hektar sawah siap panen kemudian 3 hektar sawah sedang bunting,” ungkap Brigadir Manurung mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM melalui sambungan telfon.

Lanjutnya, selain menggenangi persawahan itu juga, air menggenangi rumah papan milik warga setempat yang berada di sekitar pesawahan. “Saat ini air sudah mulai surut,” ujarnya.

Dikatakan Brigadir Manurung, akibat hujan deras juga terdapat laporan jalan longsor di perbatasan antara Pekon Muara Dua dan Pekon Ngarip, Minggu (17/2) siang.

“Material longsoran sekitar 100 kubik tanah bercampur batuan, panjang jalan tertutup sekitar 10 meter,” kata Brigadir Manurung.(RSD/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *